Pelatihan Pengolahan Limbah Kulit Buah Nanas Menjadi Pupuk Organik Cair di Distrik Bokondini
Original Full-Text Article
Download published version for reading and archivingAbstract
Besarnya potensi pertanian Nanas di Distrik Bokondini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh petani. Kebanyakan pemanfaatannya dilakukan dengan cara menjual secara mentah tanpa diolah oleh mereka. Telah ada pengolahan nanas menjadi selai nanas tetapi belum digarap secara sungguh- sungguh, dengan penjualan masih secara lokal. Hasil pengolahan selai nanas ini diketahui menghasilkan limbah kulit nanas yang bernilai sebagai limbah atau sebagai pakan ternak. Hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan yang dimiliki petani terkait sistem pertanian organik yang sebenarnya. Untuk itu, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan sebagi salah satu upaya diversifikasi pengolahan produk olahan buah nanas sebagai pupuk organik cair yang bermanfaat bagi produktivitas tanah maupun tanaman. Hasil kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dan pembelajaran yang baik bagi masyarakat dalam mengembangkan pengetahuan terkait pemanfaatan kulit buah nanas yang selama ini hanya dibuang atau dijadikan pakan ternak babi.
Author Biographies
Program Studi Agroteknologi, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Indonesia.
Program Studi Agribisnis, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Indonesia.
Program Studi Agroteknologi, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Indonesia.
Program Studi Agribisnis, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Indonesia.
How to Cite
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License .
- Share: You are free to copy, distribute, and transmit the work in any medium or format.
- Adapt: You are free to remix, transform, and build upon the work for any purpose, even commercially.
- Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
References
Total: 15 References- Winastia, B. 2011. Analisa Asam Amino Pada Enzim Bromelin Dalam Buah Nanas (Ananas comusus) Menggunakan Spektrofotometer. Skripsi. Semarang: Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang.
- Fikania, D. 2017. Pengaruh perbandingan buah nanas madu dengan sukrosa dan suhu inkubasi terhadap karakteristik starter alami nanas madu (ananas comosus l). Tugas Akhir. . Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Teknik Universitas Pasundan. Bandung.
- Syahrumsyah, H., Murdianto, W., dan Pramanti, N. 2010. Pengaruh Penambahan Karboksi Metil Selulosa (CMC) dan Tingkat Kematangan Buah Nanas (Ananas comosus (L) Merr.) Terhadap Mutu Selai Nanas. Jurnal Teknologi Pertanian, 6 (1): 34 – 40, ISSN 1858-2419.
- Puspita, P. C. 2012. Kualitas Fruitghurt Hasil Fermentasi Limbah Nanas (Ananas comosus) Dengan Penambahan Lactobacillus Bulgaricus Pada Konsentrasi Yang Berbeda. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
- Hayat, U.I., Suryanto, E., dan Abidjulu, J. 2015. Pengaruh Sari Buah Nanas (Ananas Comosus (L.) Terhadap Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Tongkol Jagung (Zea Mays L.). PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi – UNSRAT, Vol. 4, No. 3, Hal. 51 -57, ISSN 2302 – 2493.