Edukasi Potensi Bahaya dan Pencegahan Kecelakaan Kerja pada UMKM Produksi Kain Kasa Mentah di Pekajangan, Kedungwuni, Pekalongan

Main Article Content

Authors

Details of Authors

Adib Maulana Pratama

Universitas Pekalongan

Slamet Mahmudin

Universitas Pekalongan

Habib Maulana

Universitas Pekalongan

Reyhan Anwar

Universitas Pekalongan

Zahran Nafaza

Universitas Pekalongan

Dandi Bagus Dermawan

Universitas Pekalongan

Jaya Maulana

Universitas Pekalongan

Abstract

Article Summary

Keywords

Article Keywords

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Pratama, A. M., Mahmudin, S., Maulana, H., Anwar, R., Nafaza, Z., Dermawan, D. B., & Jaya Maulana. (2026). Edukasi Potensi Bahaya dan Pencegahan Kecelakaan Kerja pada UMKM Produksi Kain Kasa Mentah di Pekajangan, Kedungwuni, Pekalongan. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 7(2), 420-428. https://doi.org/10.63447/jpni.v7i2.1781
Section
Articles
Author Biographies

Adib Maulana Pratama, Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Slamet Mahmudin, Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Habib Maulana, Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Reyhan Anwar, Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Zahran Nafaza, Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Dandi Bagus Dermawan, Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Jaya Maulana , Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

References
Agustina, F., Ansori, N., Novianti, T., & Farikha, M. (2017). Kajian implementasi kesehatan dan keselamatan kerja dengan pendekatan behavior based safety. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 15(2), 139–148. https://doi.org/10.23917/jiti.v15i2.2637

Andriyanto, M. R. (2017). Hubungan predisposing factor dengan perilaku penggunaan APD. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 6(1), 37–47. https://doi.org/10.20473/ijosh.v6i1.2017.37-47

Firm, S. I. P. L. (2023). Mengenal hak pekerja menurut UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Siplawfirm.id. https://siplawfirm.id/mengenal-hak-pekerja-menurut-uu-13-tahun-2003-tentang-ketenagakerjaan/?lang=id

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2000). Health promotion planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Hilal, A., Kafit, M. K., & Parisma, W. I. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap pekerja terhadap perilaku K3 pada pekerja di unit facility PT.X Kota Batam tahun 2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 10441–10447. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.33264

International Labour Organization. (2013). Safety and health in the use of machinery. ILO.

International Labour Organization. (2018). Safety and health at the heart of the future of work. ILO Publications.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Profil kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2024). Statistik kecelakaan kerja nasional. Kemnaker.

Kurniawidjaja, M. L. (2018). Occupational health and safety: Global and national challenges. Journal of Occupational Health, 60(3), 345–353.

Landell, H. (2016). The risk matrix as a tool for risk analysis limitations. Faculty of Engineering and Sustainable Development GΓ€vle HΓΆgskola, 5(2), 77–87.

Mirza, E. R., Damayanti, R., & Lutfiya, I. (2022). Correlation between workers' characteristics and workplace noise with subjective hearing disorders in textile industry. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 11(Spl), 19–30. https://doi.org/10.20473/ijosh.v11iSI.2022.19-30

Purnama dalam Widodo. (2015). Keselamatan kerja. Eprints Polsri, 14, 1–20. http://eprints.polsri.ac.id/3108/3/BAB%20II.pdf

Purnawinadi, I. G. (2019). Pengetahuan sebagai predisposisi perilaku keselamatan dan kesehatan kerja. Jurnal Skolastik Keperawatan, 5(2), 107–115. https://doi.org/10.35974/jsk.v5i2.879

Putri, A., & Narulita, R. (2023). Peningkatan permintaan alat kesehatan dan dampaknya terhadap UMKM tekstil. Jurnal Industri Kesehatan, 5(1), 44–52.

Seidu, R. K., Ofori, E. A., Eghan, B., Fobiri, G. K., Afriyie, A. O., & Acquaye, R. (2024). A systematic review of work-related health problems of factory workers in the textile and fashion industry. Journal of Occupational Health, 66(1), 1–15. https://doi.org/10.1093/joccuh/uiae007

Suma'mur, P. K. (2014). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Sagung Seto.
Suma'mur, P. K. (2019). Keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Sagung Seto.

Waluyo, D., Nuraini, R., & Sari, E. I. (2024). Industri alat kesehatan melesat, produk dalam negeri kini kuasai 48 persen pasar. Indonesia.go.id. https://indonesia.go.id/kategori/editorial/8548/industri-alat-kesehatan-melesat-produk-dalam-negeri-kini-kuasai-48-persen-pasar?lang=1

Widiastuti, F. (2021). Hazard identification on cotton-based textile production. Journal of Safety Engineering, 10(2), 56–63.