jpni@stmiki.ac.id 081377790601 Online Submission Open
Vol. 7 No. 2 (2026) • Articles
Open Access

Edukasi Potensi Bahaya dan Pencegahan Kecelakaan Kerja pada UMKM Produksi Kain Kasa Mentah di Pekajangan, Kedungwuni, Pekalongan

Adib Maulana Pratama
Universitas Pekalongan
Slamet Mahmudin
Universitas Pekalongan
Habib Maulana
Universitas Pekalongan
Reyhan Anwar
Universitas Pekalongan
Zahran Nafaza
Universitas Pekalongan
Dandi Bagus Dermawan
Universitas Pekalongan
Jaya Maulana
Universitas Pekalongan
Published: May 10, 2026 Pages: 420-428
Original Full-Text Article
Download published version for reading and archiving
Abstract

UMKM penghasil kain kasa mentah di Desa Pekajangan, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, terpapar berbagai potensi bahaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), meliputi paparan debu kapas, kebisingan mesin tinggi, postur kerja tidak ergonomis, risiko terjepit peralatan, serta ancaman kebakaran. Rendahnya pemahaman pekerja terkait standar K3 dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang belum optimal meningkatkan kerentanan terhadap insiden kerja dan gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja dan pemilik usaha tentang identifikasi bahaya melalui edukasi K3 sistematis. Metode meliputi Diskusi Kelompok Terfokus (FGD), penyuluhan, observasi produksi, dan wawancara mendalam. Kegiatan dilaksanakan pada 4 Desember 2025 dengan melibatkan enam mahasiswa dan delapan pekerja UMKM. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang bahaya fisik, urgensi penggunaan APD, dan langkah kerja lebih aman. Temuan utama meliputi paparan kebisingan signifikan dan keluhan nyeri pinggang akibat postur kerja tidak sesuai. Rekomendasi meliputi pemasangan rambu peringatan kebisingan, penggunaan pelindung pendengaran, penataan alur kerja ergonomis, penyusunan Prosedur Operasional Standar (SOP) sederhana, dan penyediaan APD memadai. Program berhasil menumbuhkan komitmen bersama untuk menerapkan prinsip K3 berkelanjutan guna menciptakan lingkungan kerja lebih aman, sehat, dan produktif.

Article Metrics & Downloads Graph
Monthly Download Trends:
Author Biographies
Adib Maulana Pratama Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Slamet Mahmudin Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Habib Maulana Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Reyhan Anwar Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Zahran Nafaza Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Dandi Bagus Dermawan Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Jaya Maulana Universitas Pekalongan

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

How to Cite
Pratama, A. M., Mahmudin, S., Maulana, H., Anwar, R., Nafaza, Z., Dermawan, D. B., & Jaya Maulana. (2026). Edukasi Potensi Bahaya dan Pencegahan Kecelakaan Kerja pada UMKM Produksi Kain Kasa Mentah di Pekajangan, Kedungwuni, Pekalongan. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 7(2), 420-428. https://doi.org/10.63447/jpni.v7i2.1781
License

Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)

This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License .

  • Share: You are free to copy, distribute, and transmit the work in any medium or format.
  • Adapt: You are free to remix, transform, and build upon the work for any purpose, even commercially.
  • Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
Copyright & Retention: Authors retain copyright without restrictions and grant this journal the right of first publication under an open-access model. The journal retains non-exclusive publishing rights for archiving, indexing, and scholarly dissemination.

References
Total: 20 References
  1. Agustina, F., Ansori, N., Novianti, T., & Farikha, M. (2017). Kajian implementasi kesehatan dan keselamatan kerja dengan pendekatan behavior based safety. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 15(2), 139–148. https://doi.org/10.23917/jiti.v15i2.2637
  2. Andriyanto, M. R. (2017). Hubungan predisposing factor dengan perilaku penggunaan APD. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 6(1), 37–47. https://doi.org/10.20473/ijosh.v6i1.2017.37-47
  3. Firm, S. I. P. L. (2023). Mengenal hak pekerja menurut UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Siplawfirm.id. https://siplawfirm.id/mengenal-hak-pekerja-menurut-uu-13-tahun-2003-tentang-ketenagakerjaan/?lang=id
  4. Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2000). Health promotion planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.
  5. Hilal, A., Kafit, M. K., & Parisma, W. I. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap pekerja terhadap perilaku K3 pada pekerja di unit facility PT.X Kota Batam tahun 2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 10441–10447. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.33264
  6. International Labour Organization. (2013). Safety and health in the use of machinery. ILO.
  7. International Labour Organization. (2018). Safety and health at the heart of the future of work. ILO Publications.
  8. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Profil kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.
  9. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2024). Statistik kecelakaan kerja nasional. Kemnaker.
  10. Kurniawidjaja, M. L. (2018). Occupational health and safety: Global and national challenges. Journal of Occupational Health, 60(3), 345–353.
  11. Landell, H. (2016). The risk matrix as a tool for risk analysis limitations. Faculty of Engineering and Sustainable Development Gävle Högskola, 5(2), 77–87.
  12. Mirza, E. R., Damayanti, R., & Lutfiya, I. (2022). Correlation between workers' characteristics and workplace noise with subjective hearing disorders in textile industry. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 11(Spl), 19–30. https://doi.org/10.20473/ijosh.v11iSI.2022.19-30
  13. Purnama dalam Widodo. (2015). Keselamatan kerja. Eprints Polsri, 14, 1–20. http://eprints.polsri.ac.id/3108/3/BAB%20II.pdf
  14. Purnawinadi, I. G. (2019). Pengetahuan sebagai predisposisi perilaku keselamatan dan kesehatan kerja. Jurnal Skolastik Keperawatan, 5(2), 107–115. https://doi.org/10.35974/jsk.v5i2.879
  15. Putri, A., & Narulita, R. (2023). Peningkatan permintaan alat kesehatan dan dampaknya terhadap UMKM tekstil. Jurnal Industri Kesehatan, 5(1), 44–52.
  16. Seidu, R. K., Ofori, E. A., Eghan, B., Fobiri, G. K., Afriyie, A. O., & Acquaye, R. (2024). A systematic review of work-related health problems of factory workers in the textile and fashion industry. Journal of Occupational Health, 66(1), 1–15. https://doi.org/10.1093/joccuh/uiae007
  17. Suma'mur, P. K. (2014). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Sagung Seto.
  18. Suma'mur, P. K. (2019). Keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Sagung Seto.
  19. Waluyo, D., Nuraini, R., & Sari, E. I. (2024). Industri alat kesehatan melesat, produk dalam negeri kini kuasai 48 persen pasar. Indonesia.go.id. https://indonesia.go.id/kategori/editorial/8548/industri-alat-kesehatan-melesat-produk-dalam-negeri-kini-kuasai-48-persen-pasar?lang=1
  20. Widiastuti, F. (2021). Hazard identification on cotton-based textile production. Journal of Safety Engineering, 10(2), 56–63.