Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Sederhana sebagai Upaya Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Ngaliyan 3
Main Article Content
Abstract
Article Summary
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui edukasi dan pelatihan pembuatan sabun cair sederhana pada siswa kelas V SD Negeri Ngaliyan 3. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman siswa tentang PHBS serta belum optimalnya fasilitas pendukung, seperti ketersediaan sabun meskipun wastafel telah tersedia. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif- interaktif melalui ceramah, praktik cuci tangan enam langkah, serta pelatihan pembuatan sabun cair, disertai pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 8% setelah intervensi. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan praktik siswa. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan mendorong perilaku hidup bersih dan sehat.
Keywords
Article Keywords
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Af’idah, B. M., Furwanti, C., Maharani, T., & Rahayu, W. D. (2025). Pelatihan pembuatan sabun cuci tangan herbal sebagai upaya pencegahan penyakit menular di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat “ADAPTASI”, 1(1), 1–8.
Desiyanto, F. A., & Djannah, S. N. (2013). Efektivitas mencuci tangan menggunakan cairan pembersih tangan antiseptik (hand sanitizer) terhadap jumlah angka kuman. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 75–82.
Dewi, P. I. S., Astriani, N. M. D. Y., & Pratama, A. A. (2022). Perilaku cuci tangan enam langkah pada anak sekolah dasar sebagai salah satu upaya perilaku hidup bersih dan sehat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6, 1026–1029. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i2.8772.
Diapharina, N. A., Hermawan, N. S. A., & Aziza, N. (2023). Efektivitas media permainan ular tangga terhadap pengetahuan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam upaya pencegahan diare pada siswa SDN 02 Lambu Kibang Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4, 6300–6309.
Gebrillia, R. G. (2025). Analisis perilaku hidup bersih dan sehat terhadap kualitas hidup masyarakat. Jurnal Kesehatan dan Sains Medis, 1(1), 1–8.
Hasanah, U., & Mahardika, D. R. (2020). Edukasi perilaku cuci tangan pakai sabun pada anak usia dini untuk pencegahan transmisi penyakit. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–9.
Maulina, N., Sawitri, H., & Nadira, C. S. (2024). Penyuluhan kesiapan, edukasi dan pendampingan praktek cuci tangan pakai sabun pada siswa SDN 10 Lhokseumawe. Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(2), 42. https://doi.org/10.29103/auxilium.v2i2.18214.
Mulyadi, M. I., Warjiman, & Chrisnawati. (2018). Efektivitas pendidikan kesehatan dengan media video terhadap tingkat pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 3. https://doi.org/10.51143/jksi.v3i2.111.
Nasution, S. B., Syahputra, G., & Purba, M. O. (2024). Penyuluhan sanitasi lingkungan rumah dan riwayat penyakit infeksi sebagai faktor resiko stunting pada balita. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 4(6), 1817–1824. https://doi.org/10.54082/jamsi.1409.
Ni, T. S. (2026). The extension of buddhist sunday school in developing the character of the boung Buddhist generation. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 7(3), 1077–1086.
Octavina, C., Fachri, R. F., Akbar, S. A., & Arisa, I. I. (2025). Inovasi produk sabun cuci tangan dari garam laut sebagai upaya peningkatan kesehatan dan mendukung kewirausahaan di SDN 61 Kota Banda Aceh. Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6, 65–73.
Putri, V. S., Kartini, & Furqani, A. (2020). Pencegahan penyebaran covid-19. Jurnal Binakes, 1, 25–32. https://doi.org/10.35910/binakes.v1i1.358.
Rohmah, N., & Syahrul, F. (2017). Hubungan kebiasaan cuci tangan dan penggunaan jamban sehat dengan kejadian diare balita. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5, 95–106. https://doi.org/10.20473/jbe.v5i1.
Rosmawati, E., Maulidya, S., Yunus, Z. A. I., Rahmadina, N., Oktaviana, A. W., Nusa, M., & Akbar, N. (2025). Implementasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) cuci tangan dan gosok gigi. Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 5(2), 330–340. https://doi.org/10.53621/jippmas.v5i2.627.
Rusdiyana. (2019). Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa Kelas V SDN Cindai Alus 1 Kabupaten Banjar. Jurnal Wahana-Bio, 19, 1–9.
Safrudin, B., S, A. P., Maulidya, C., M, D. S., P, D. L. P., Syavira, E., M, G. A., G, M. R., Z, N. D. R., Fauziah, N., Lestari, S. D., Pradana, S., Tankeke, & A, M. K. (2026). Pendidikan kesehatan dalam cuci tangan langkah sederhana untuk cegah penyakit di SMK Istiqomah Muhamadiyah 4 Samarinda. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat (JAPM), 4(1), 557–563. https://doi.org/10.61722/japm.v4i1.8448.
Situmorang, T. S. R., Johan, R. B., Permatasari, A. E., & Purnamasari, A. (2023). Cuci tangan pakai sabun sebagai upaya gerakan perilaku hidup sehat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 5(3), 82–86.
Sumi, S. S., Yusnaeni, Nurafriani, & Sugarni, M. (2025). Upaya peningkatan pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat untuk menciptakan generasi peduli sehat pada anak di SD Negeri 1 Laangke. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 6(1), 190–195. https://doi.org/10.35870/jpni.v6i1.1186.
Sundari, W., Nurofiat, A., Rahmadhani, A. A., Handriani, R., Khoeriah, N. S., G, N. R., Andini, A. D., & Febriana, N. (2025). Peningkatan PHBS melalui penyuluhan cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada pekerja pabrik makanan ringan Kahiji Snack Kota Tasikmalaya. Sevaka: Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat, 3(2), 56–63. https://doi.org/10.62027/sevaka.v3i2.371.
Susanto, A. H., Wulandari, M. D., & Darsinah. (2024). Optimalisasi pembelajaran anak usia sekolah dasar melalui pemahaman teori perkembangan kognitif jean piaget. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 689–706. https://doi.org/10.23969/jp.v9i4.17102.
Wati, P. D. C. A., & Ridlo, I. A. (2020). Perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat di Kelurahan Rangkah Kota Surabaya. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 8(1), 47–58. https://doi.org/10.20473/jpk.V8.I1.2020.47-58.
Wikurendra, E. A. (2018). Pengaruh penyuluhan cuci tangan pakai sabun terhadap sikap mencuci tangan siswa. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 7(2), 64–69. https://doi.org/10.33475/jikmh.v7i2.21.
Wulandari, D. R., & Pertiwi, W. E. (2018). Pengetahuan dan peran orangtua terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa SD di Kecamatan Kramatwatu Serang. Jurnal Dunia Kesmas, 7, 225–232. https://doi.org/10.33024/jdk.v7i4.1091.