Edukasi Program 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk Memutus Siklus Stunting
Main Article Content
Abstract
Article Summary
Program 8000 hari pertama kehidupan merupakan salah satu Langkah untuk memutus siklus stunting, dimana program ini dimulai sejak terjadinya konsepsi hingga individu berusia 19 tahun. Program 8000 HPK pertamakali diterapkan di Kota Yogyakarta melalui peraturan Walikota Yogyakarta No 41 tahun 2021 yang kemudian di ikuti oleh beberapa wilayah lain di Indonesia. Kegiatan edukasi program 8000 HPK ini dilakukan di Desa Sitimulyo. Piyungan Bantul, DIY dengan pada tanggal 7 Juli 2022 dengan jumlah peserta 24 kader kesehatan. Peserta memiliki antusias yang tinggi mengingat program 8000 HPK merupakan program baru dan belum familiar. Kegiatan edukasi juga menggunakan media stiker smart chart, stiker smart chart ini merupakan alat bantu untuk edukasi yang berisi tentang pengertian stunting, dampak stunting, cara pencegahan stuinting dan alat bantu mengukur tinggi badan balita. Peserta telah menerima materi edukasi mengenai praktik memutus siklus stunting melalui program 8000 HPK dan masih memerlukan sosialisasi lebih lanjut dan memerlukan pendampingan terkait program pencegahan stunting.
Keywords
Article Keywords
Downloads
Article Details
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Kemiskinan, T.N.P.P., 2017. 100 kabupaten/kota prioritas untuk intervensi anak kerdil (stunting). Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.
Riskesdas., 2018. Laporan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018, Jakarta Badan Penelit. dan Pengemb. Kesehat. Kemenkes RI, pp. 5–10.
Izwardy, D., 2020. Studi Status Gizi Balita Terintegrasi Susenas 2019. Balitbangkes Kemenkes RI.
Dinkes DIY., 2020. Profil Kesehatan D.I. Yogyakarta Tahun 2020. Dinas Kesehatan DIY, Yogyakarta.
Bundy, D.A., Schultz, L., Sarr, B., Banham, L., Colenso, P. and Drake, L., 2017. The school as a platform for addressing health in middle childhood and adolescence.
Widaryanti, R., Yuliani, I. and Rahmuniyati, M.E., 2021. Kesiapan Penerapan Program 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Kota Yogyakarta. Jurnal Jarlit, 17(1).
Bundy, D.A., de Silva, N., Horton, S., Patton, G.C., Schultz, L., Jamison, D.T., Abubakara, A., Ahuja, A., Alderman, H., Allen, N. and Appleby, L., 2018. Investment in child and adolescent health and development: key messages from Disease Control Priorities. The Lancet, 391(10121), pp.687-699. DOI: https://doi.org/10.1016/S0140-6736(17)32417-0.
Peraturan Walikota Yogyakarta., 2021. Rencana Aksi Daerah ; Mempersiapkan Generasi Unggul melalui Program 8000 Hari Pertama Kehidupan Tahun 2021-2025. Yogyakarta.
Kuruvilla, S., Sadana, R., Montesinos, E.V., Beard, J., Vasdeki, J.F., de Carvalho, I.A., Thomas, R.B., Drisse, M.N.B., Daelmans, B., Goodman, T. and Koller, T., 2018. A life-course approach to health: synergy with sustainable development goals. Bulletin of the World Health Organization, 96(1), p.42. DOI: https://doi.org/10.2471/BLT.17.198358.
Kemenkes RI., 2020. Panduan Pelaksanaan Pemantauan Pertumbuhan di Posyandu untuk Kader dan Petugas Posyandu. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Nurhidayah, I., Hidayati, N.O. and Nuraeni, A., 2019. Revitalisasi Posyandu melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan. Media Karya Kesehatan, 2(2). DOI: https://doi.org/10.24198/mkk.v2i2.22703.g11276.
Suriastini, W., Alfah, D., Sikoki, B., Hermoko, R., Rifai, I.U. and Prasetya, D., 2021. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Layanan Kesehatan Balita. Jurnal Keluarga Berencana, 6(1), pp.1-10. DOI: https://doi.org/10.37306/kkb.v6i1.56.
Noviasty, R., Indriani, M., Rahayu, F. and Firdaus, F., 2020. EDUWHAP Remaja Siap Cegah Stunting Dalam Wadah Kumpul Sharing Remaja. LOGISTA-Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), pp.494-501. DOI: https://doi.org/10.25077/logista.4.2.494-501.2020.
World Health Organization, 2018. Guideline: implementing effective actions for improving adolescent nutrition.
Siswati, T., Prasetya, H., Rahmawati, A., Prayogi, A.S., Sudaryanto, S., Prasetyawati, N.D., Widyawati, H.E., Suwerda, B., Suyanto, A., Olfah, Y. and Waris, L., SIMPUL TAK RETAK: Lesson Learned Gema Canting pada 8000 HPK (Pengabmas Unggulan Nasional-Implementasi IPE dan IPC). Gracias Logis Kreatif.
Astuti, S., 2018. Gerakan Pencegahan Stunting melalui pemberdayaan masyarakat di kecamatan jatinangor kabupaten sumedang. Dharmakarya, 7(3), pp.185-188. DOI: https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v7i3.20034.
Hamzah, B., 2020. Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Edukasi pada Masyarakat di Desa Muntoi Kabupaten Bolaang Mongondow. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(4), pp.229-235. DOI: https://doi.org/10.36596/jpkmi.v1i4.95.
Hartono, R., Andini, M., Sartika, D. and Hasanah, B.U., 2020. Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Mencegah Stunting melalui Edukasi Gizi berbasis Media di Kecamatan Biringkanaya dan Mamajang. Media Implementasi Riset Kesehatan, 1(1). DOI: https://doi.org/10.32382/mirk.v1i1.1453.
Hesti Atasasih, H.A. and Aziz, A., 2021. Peer Review Pengembangan media poster “isi piringku” sebagai alat bantu edukasi gizi ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, (2), pp.226-233.
Sukmawati, S., Mamuroh, L. and Nurhakim, F., 2019. Pemberdayaan Keluarga dan Kader Kesehatan dalam Pemanfaatan ASI Eksklusif. Media Karya Kesehatan, 2(1). DOI: https://doi.org/10.24198/mkk.v2i1.19067.g9954.