Strategi Komunikasi Pemasaran Agrowisata Berbasis Ketahanan Pangan di Desa Renah Kayu Embun (RKE) Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh
Main Article Content
Abstract
Article Summary
The purpose of this study is to analyze the marketing communication strategies for agritourism based on food security in Renah Kayu Embun Village, Kumun Debai Sub-district, Sungai Penuh City. The research method used is Participatory Rural Appraisal (PRA). Data were collected through interviews, observations, documentation, and Focus Group Discussions (FGD). The analysis was conducted interactively and included a SWOT analysis. The technique for selecting research informants was purposive sampling, involving 25 agritourism business actors focused on food security in Renah Kayu Embun Village, Kumun Debai Sub-district, Sungai Penuh City. The results of the study indicate that the village authorities have not yet been able to effectively manage the organization, marketing, promotion, business unit development, and partnerships. Consequently, there is a need for an integrated marketing communication model through the empowerment of food security-based agritourism in Renah Kayu Embun Village, Kumun Debai Sub-district, Sungai Penuh City.
Keywords
Article Keywords
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC-BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Chrismardani, Y. (2014). Komunikasi pemasaran terpadu: implementasi untuk UMKM. Neo-Bis, 8(2), 179-189. DOI: https://doi.org/10.21107/nbs.v8i2.472.
David, F. R. (2006). Manajemen strategis. Edisi Sepuluh, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Handayani, W., Sophianingrum, M., & Nutriandini, U. (2013). Kajian Roadmap Pengembangan Sistem Inovasi Daerah (Sida) Kota Semarang. Riptek, 7(2), 97-108.
Hanifah, A., & Unayah, N. (2011). Kontribusi Organisasi Sosial dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial (Studi Kasus Organisasi Sosial di Kota Palembang-Sumatera Selatan). Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 16(1), 85-99.
Hughes, G., & Fill, C. (2006). Marketing Communications 2006-2007. Routledge.
Kuncoro, B., Djawahir, S. T., Endang, D. S., Suswanto, B., Sabiq, A., & Sulaiman, A. I. (2015, November). Model of Villagers Food Security Based on Local Wisdom. In Proceeding. The 7th International Graduated Students and Scholars Conference (IGSSCI) Graduated School Gadjah Mada University.
Mardianto, S., Supriyatna, Y., & Agustin, N. K. (2005). Dinamika pola pemasaran gabah dan beras di Indonesia. In Forum Penelitian Agro Ekonomi (Vol. 23, No. 2, pp. 116-131).
Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2012). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.
Mb, M., & Huberman, A. M. (2007). Analisis Data Kualitatif. Rohidi TR, penerjemah. Jakarta (ID): UI Press. Terjemahan: Qualitative Data Analysis.
Mudzanani, T. (2015). A review and analysis of the role of integrated marketing communication message typology in the development of communication strategies. African Journal of Marketing Management, 7(8), 90-97.
Nurchayati, N., & Hikmah, H. (2014). Distribusi buah lokal dan buah import (studi kasus pada pedagang buah di Kota Semarang). Serat Acitya, 3(1), 17. DOI: http://dx.doi.org/10.56444/sa.v3i1.118.
Nursalam, N. Implementasi Kebijakan Peningkatan Produksi Tanaman Pangan Lokal Dan Ketahanan Pangan Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 1(1), 66-77.
Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan prospek pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan. In Forum penelitian agro ekonomi (Vol. 30, No. 1, pp. 13-30).
Purwanto, A. B. (2012). Penguatan Kapasitas Masyarakat Dalam Ketahanan Pangan Di Daerah Tertinggal: Studi Kasus Di Distrik Agimuga, Mimika, Papua. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 17(3), 294-317.
Putih, T. P. B. (2006). Penelitian, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang ketahanan pangan.
Ramadana, C. B. (2013). Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) sebagai Penguatan Ekonomi Desa (Doctoral dissertation, Brawijaya University).
Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Language, 13(246p), 23cm.
Saliem, H. P. (2011). Kawasan rumah pangan lestari (KRPL): sebagai solusi pemantapan ketahanan pangan. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Balitbangtan, Jakarta.
Santi, S. (2006). Dari Komunikasi Pemasaran ke Komunikasi Pemasaran Terpadu. KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 3(2). DOI: https://doi.org/10.47007/jkomu.v3i2.28.
Soemirat, S. (2012). Dasar-dasar public relations.
Solsolay, A. (2016). Aktivitas Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC) Pemerintah Kota Ambon dalam Megkomunikasikan Brand “Amboncity Of Music “melalui Kegiatan Tiga Pilar IMC.
Susanto, H. (2012). Dampak Sosial Alih Fungsi Lahan terhadap Pola Kehidupan Masyarakat Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga [Undergraduate Thesis]. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Wibowo, A., Rohmad, Z., Padmaningrum, P., & Utami, B. W. (2014). Strategi komunikasi masyarakat samin dalam membangun ketahanan pangan lokal. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(3), 262-271. DOI: https://doi.org/10.31315/jik.v10i3.42.
Wirawan, B., & Nurdin, B. V. (2013). Kearifan Lokal untuk Kebijakan Ketahanan Pangan: Studi Kasus Di Kampung Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan, 4(1), 45-56.
Yulida, R. (2012). Persepsi Petani Terhadap Usahatani Lahan Pekarangan (Studi Kasus Usahatani Lahan Pekarangan di Kecamatan Kerinci Kabupaten Pelalawan). Indonesian Journal of Agricultural Economics, 3(2), 177-194. DOI: http://dx.doi.org/10.31258/ijae.3.2.177-194.