jpni@stmiki.ac.id 081377790601 Online Submission Open
Vol. 7 No. 3 (2026) • Articles
Open Access

Pendampingan Pemetaan IMT dan Tekanan Darah Lansia sebagai Dasar Perancangan Program Senam Lansia

Nabilah Sa'idah
State University of Semarang image/svg+xml
Cherryl Isabelle Noelya
State University of Semarang image/svg+xml
Khoiril Anam
State University of Semarang image/svg+xml
Nanang Indardi
State University of Semarang image/svg+xml
Puput Ediyarsari
State University of Semarang image/svg+xml
Rizam Ahada Nur Ulinnuha
State University of Semarang image/svg+xml
Published: September 30, 2026 Pages: 1057-1066
Original Full-Text Article
Download published version for reading and archiving
Abstract

The aging process in the elderly triggers a decline in physiological functions, impacting Body Mass Index (BMI) imbalances and surges in blood pressure. This program aims to analyze the BMI and blood pressure profiles of the elderly as a basis for formulating adaptive physical exercise recommendations. A quantitative descriptive activity design with a cross-sectional approach was used in this program. A total of 50 elderly individuals at the Ngasinan Village Posyandu became target partners selected using a total sampling technique. Measured variables included BMI and blood pressure, assessed using digital scales, microtoise, and sphygmomanometers. Data analysis was carried out using percentage descriptive statistics. The results showed that the elderly population experienced a double burden of malnutrition, in which only 36% of the elderly had a normal BMI, while the remainder were dominated by obesity (36%), underweight (18%), and overweight (10%). Excess BMI potentially increases mechanical stress on joints, while the underweight category risks reducing muscle mass (sarcopenia) and triggering fall risks. In blood pressure parameters, there was a dominance of hypertension (52%) and pre-hypertension (36%), with only 12% of the elderly in the normal category. According to literature, the tendency toward increased blood pressure in the elderly can be influenced by arterial stiffness (arteriosclerosis) and body fat accumulation. Based on these findings, light-to-moderate intensity low-impact elderly exercise parameters are recommended, focusing on joint-friendly movements, breathing without holding breath, and balance training. It is recommended for posyandu cadres and sports assistants to implement physical exercises tailored to the clinical risks of BMI and blood pressure in the elderly.

Article Metrics & Downloads Graph
Monthly Download Trends:
Author Biographies
Nabilah Sa'idah State University of Semarang

Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Cherryl Isabelle Noelya State University of Semarang

Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Khoiril Anam State University of Semarang

Program Studi Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Nanang Indardi State University of Semarang

Program Studi Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Puput Ediyarsari State University of Semarang

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

Rizam Ahada Nur Ulinnuha State University of Semarang

Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

How to Cite
Sa'idah, N., Noelya, C. I., Anam, K., Indardi , N., Ediyarsari, P., & Ulinnuha, R. A. N. (2026). Pendampingan Pemetaan IMT dan Tekanan Darah Lansia sebagai Dasar Perancangan Program Senam Lansia. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 7(3), 1057-1066. https://doi.org/10.63447/jpni.v7i3.2105
License

This work is licensed under a Copyright (c) 2026 Nabilah Sa'idah, Cherryl Isabelle Noelya, Khoiril Anam, Nanang Indardi , Puput Ediyarsari, Rizam Ahada Nur Ulinnuha .

Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)

This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License .

  • Share: You are free to copy, distribute, and transmit the work in any medium or format.
  • Adapt: You are free to remix, transform, and build upon the work for any purpose, even commercially.
  • Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
Copyright & Retention: Authors retain copyright without restrictions and grant this journal the right of first publication under an open-access model. The journal retains non-exclusive publishing rights for archiving, indexing, and scholarly dissemination.

References
Total: 20 References
  1. Anggraini, D., Sari, M. P., Adelin, P., & Fitri, V. S. (2025). Hubungan antara indeks massa tubuh dan tekanan darah pada lansia di RSI Siti Rahmah. Journal of Public Health Science, 2(2), 290–296. https://doi.org/10.70248/jophs.v2i2.2872
  2. Anisah, R. L., Wulandari, T. S., & Yuliastuti, A. (2025). Sinergi bugar cegah penyakit tidak menular (PTM): Transformasi Posyandu Prima dan senam aerobik bagi usia produktif. Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan Vital Karsa, 1(1), 29–41.
  3. Fadilah, A. M., Hidayat, A., Subagja, D. A., Ilmi, M. F., Fatimah, N. I., Fauziyah, N. L., & Rohman, Z. M. (2024). Prevalensi risiko dan kejadian jatuh pada pasien lansia di pelayanan kesehatan: Analisis berdasarkan usia, penyakit, jenis kelamin, waktu, dan kejadian jatuh. Jurnal Kajian Ilmiah Multidisipliner, 8(11), 17–27.
  4. Hasibuan, & Palmizal. (2021). Sosialisasi penerapan Indeks Massa Tubuh (IMT) di Suta Club. Jurnal Cerdas Sifa, 10(2), 19–24. https://doi.org/10.22437/csp.v10i2.15585 [cek referensi: pastikan dan lengkapi inisial nama depan kedua penulis]
  5. Hidayati, S., Baequny, A., & Fauziyah, A. (2023). Pemberdayaan keluarga melalui Gerakan Sayangi Lansia (GSL) dalam upaya mewujudkan lansia (SMART) sehat, mandiri, aktif dan produktif. Jurnal Lintas Pengabdian Masyarakat, 2(2), 123–132. https://doi.org/10.31983/jlpm.v2i2.9881
  6. Indriana, H., & Indrawati, V. (2024). Hubungan asupan zat gizi makro, natrium, dan status gizi dengan tekanan darah pada wanita lansia di Desa Mojowarno Jombang. Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 4(4), 761–770.
  7. Jannah, F. R., Ngadiarti, I., Sitompul, M., Damayanti, D., & Nixon, A. S. (2024). Pengaruh pemberian minuman Keloja terhadap berat badan, persen lemak tubuh, dan massa otot pada lansia gizi kurang di Panti Werdha 2 Cengkareng Jakarta Barat. Gizi Indonesia, 47(1), 9–20. https://doi.org/10.36457/gizindo.v47i1.804
  8. Juhanis, & Fatoni, M. P. (2025). Pendidikan kebugaran jasmani. Pustaka Aksara.
  9. Kementerian Kesehatan RI. (2025). Buku pedoman pengelolaan kegiatan kesehatan di kelompok lanjut usia. Kementerian Kesehatan RI.
  10. Oktriani, S., Agustin, N. M., & Setiawan, A. (2022). Kondisi Body Mass Index (BMI) dan kebugaran jasmani lansia pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Olahraga, 11(1), 149–160. https://doi.org/10.31571/jpo.v11i1.3027
  11. Pascayantri, A., Malik, F., & Juanti, P. (2025). Faktor penentu hipertensi tidak terkontrol dan implikasinya terhadap strategi pencegahan berbasis populasi: Studi observasional pada pasien rawat jalan. Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 3(2), 76–92. https://doi.org/10.33772/lansau.v3i2.45
  12. Pringgadani, D. J., Wibawa, A., & Wahyuni, N. (2020). Hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan resiko jatuh pada lansia di Denpasar. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia, 8(2), 1–5.
  13. Ramadhan, N. A. (2025). Latihan rehabilitasi lansia berbasis komunitas. CV Eureka Media Aksara.
  14. Ratmawati, S., & Arkan, F. (2024). Mengenal sarkopenia di usia senja: Cara mudah menilai massa otot, kekuatan otot, dan kecepatan berjalan. Deepublish.
  15. Ronaldo, Putri, R. S. M., & Devi, H. M. (2026). Indeks Massa Tubuh (IMT) berkaitan risiko jatuh pada lansia hipertensi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 15(1), 226–233. https://doi.org/10.36565/jab.v15i1.1051
  16. Sari, G. M., Kurniawan, V. E., Puspita, E., & Amalia, S. D. (2023). Hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Poli Jantung Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. Prima Wiyata Health, 4(1), 47–63.
  17. Trianti, I., Tasalim, R., Irawan, A., & Rahman, S. (2026). Hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi pada lansia. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(1), 1639. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1639
  18. Winata, A. A. G. S. (2022). Senam aerobic low impact dalam meningkatkan keseimbangan tubuh pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung, Jakarta Timur (Disertasi doktoral, Universitas Binawan).
  19. World Health Organization. (2025). Ageing and health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/ageing-and-health
  20. Yustin, Y. (2024). Pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Puskesmas Lembang Kabupaten Majene (Disertasi doktoral, Universitas Sulawesi Barat).