jpni@stmiki.ac.id 081377790601 Online Submission Open
Vol. 5 No. 3 (2024) • Articles
Open Access

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) dan Kotoran Kambing di Desa Centini, Kabupaten Lamongan

Istiqomah Istiqomah
Universitas Islam Darul ‘Ulum
Dian Eka Kusumawati
Universitas Islam Darul ‘Ulum
Rifky Ardhana Kisno Saputra
Universitas Islam Darul ‘Ulum
Mahfud Sudarsono
Universitas Islam Darul ‘Ulum
Fadila Nur Safitri
Universitas Islam Darul ‘Ulum
Published: September 10, 2024 Pages: 779-788
Original Full-Text Article
Download published version for reading and archiving
Abstract

Organic waste, such as goat manure and water hyacinth, is abundant and poses environmental challenges if not properly managed. These materials hold potential as raw ingredients for producing organic fertilizer, which can contribute to local economic development. This community service program aims to enhance farmers' skills in converting organic waste into soil-enriching organic fertilizer. The program targeted farmer groups in Centini Village, Laren District, Lamongan Regency. The program's effectiveness was rated high, achieving success in key indicators, including participant attendance, material comprehension, and skill development in waste management into organic fertilizer. Participants also demonstrated an understanding of how to apply organic fertilizer to rice fields and expressed a willingness to independently produce organic fertilizer.

Article Metrics & Downloads Graph
Monthly Download Trends:
Author Biographies
Istiqomah Istiqomah Universitas Islam Darul ‘Ulum

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Darul ‘Ulum, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia

Dian Eka Kusumawati Universitas Islam Darul ‘Ulum

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Darul ‘Ulum, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia

Rifky Ardhana Kisno Saputra Universitas Islam Darul ‘Ulum

Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Darul ‘Ulum, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia

Mahfud Sudarsono Universitas Islam Darul ‘Ulum

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Darul ‘Ulum, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia

Fadila Nur Safitri Universitas Islam Darul ‘Ulum

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Darul ‘Ulum, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia

How to Cite
Istiqomah, I., Eka Kusumawati, D., Ardhana Kisno Saputra, R., Sudarsono, M., & Nur Safitri, F. (2024). Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) dan Kotoran Kambing di Desa Centini, Kabupaten Lamongan. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 5(3), 779-788. https://doi.org/10.35870/jpni.v5i3.1060
License

Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0)

This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License .

  • Share: You are free to copy, distribute, and transmit the work in any medium or format.
  • Adapt: You are free to remix, transform, and build upon the work for any purpose, even commercially.
  • Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
Copyright & Retention: Authors retain copyright without restrictions and grant this journal the right of first publication under an open-access model. The journal retains non-exclusive publishing rights for archiving, indexing, and scholarly dissemination.

References
Total: 19 References
  1. Bahri, S. (2016). Identification of nitrogen (N) and phosphor (P) pollutant sources on blooming aquatic weeds in Tempe Lake, South Sulawesi. Jurnal Sumber Daya Air, 12(2), 159–174.
  2. Cai, J., Jiao, C., Mekonnen, M., Legesse, S. A., Ishikawa, K., Wondie, A., & Sato, S. (2023). Water hyacinth infestation in Lake Tana, Ethiopia: A review of population dynamics. Limnology, 24(1), 51–60.
  3. Fatmawati, M., & Ishak, L. (2023). Pelatihan pembuatan pupuk kompos dari limbah rumah tangga di Kelurahan Fitu Ternate. Jurnal Pengabdian Masyarakat Hutan, 1(2), 55–61.
  4. Hananingtyas, I., Dewi, M. K., Kundari, N. F., Putri, M. Z. Y., Salamah, Q. N., Sibarani, P. M. H., Safitri, E., & Syadidurahmah, F. (2021). Implementasi pengelolaan sampah rumah tangga melalui pelatihan pembuatan pupuk kompos metode Takakura pada masyarakat di Tangerang Selatan. AS-SYIFA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, 1(2), 79–88.
  5. Islam, M. N., Rahman, F., Papri, S. A., Faruk, M. O., Das, A. K., Adhikary, N., Debrot, A. O., & Ahsan, M. N. (2021). Water hyacinth (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms.) as an alternative raw material for the production of bio-compost and handmade paper. Journal of Environmental Management, 294, 113036.
  6. Istiqomah, I., & Kusumawati, D. E. (2022). Buku ajar pertanian terpadu berbasis bebas limbah. Duta Media Publishing.
  7. Juwitanti, E., Ain, C., & Soedarsono, P. (2013). Kandungan nitrat dan fosfat air pada proses pembusukan eceng gondok (Eichhornia sp.) (Skala Laboratorium). Diponegoro Journal of Maquares, 2(4), 46–52. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/maquares/article/view/4267
  8. Lubis, Z. (2020). Pemanfaatan mikroorganisme lokal (MOL) dalam pembuatan kompos. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian, 3(1), 361–374.
  9. Nenobesi, D. (2017). Pemanfaatan limbah padat kompos kotoran ternak dalam meningkatkan daya dukung lingkungan dan biomassa tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Jurnal Pangan, 26(1), 43–56.
  10. Randu, A. P., Zahlan, A., Fulisian, C., Anugerah, C. Z., Ahmad, F., & Sari, F. (2023). Pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik cair pendukung pengembangan sektor pertanian Desa Labuhbaru Barat. ABDIMAS EKODIKSOSIORA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ekonomi, Pendidikan, Dan Sosial Humaniora, 3(1), 28–37.
  11. Rezekiah, A. A., Fitriani, A., Shiba, Y. N., & Junaedi, J. (2022). Pemanfaatan enceng gondok sebagai pupuk organik di Desa Pemangkih Tengah. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 2(2), 210–218.
  12. Romdhoni, A. H. (2021). Serapan hara NPK padi sawah organik varietas unggul dan lokal pada beberapa dosis pupuk organik dan pemberian Bacillus spp. di Imogiri Bantul. Universitas Gadjah Mada.
  13. Rorong, J. A., & Suryanto, E. (2019). Analisis fitokimia enceng gondok (Eichhornia crassipes) dan efeknya sebagai agen photoreduksi Fe3+. Chemistry Progress, 3(1), 33–41.
  14. Simanungkalit, et al. (2006). Pupuk organik dan pupuk hayati. Balai Besar Penelitian dan Perkembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.
  15. Siswati, L., Nizar, R., & Ariyanto, A. (2021). Manfaatkan kotoran sapi menjadi kompos untuk tanaman masa pandemi di Kelurahan Umbansari Kota Pekanbaru. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 531–537.
  16. Sulardi, M. (2020). Efektivitas pemberian pupuk kandang sapi dan POC enceng gondok terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.). Jasa Padi, 5(1), 52–56.
  17. Suleman, N., Salimi, Y. K., Ischak, N. I., & Djalil, J. P. (2022). Penerapan teknologi tepat guna pada masyarakat Kayubulan Kabupaten Gorontalo melalui pengolahan limbah organik, anorganik dan enceng gondok. Damhil: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 54–61.
  18. Thillainayagam, B. P., Saravanan, P., Ravindiran, G., & Josephraj, J. (2023). Continuous sorption of methylene blue dye from aqueous solution using effective microorganisms-based water hyacinth waste compost in a packed column. Biomass Conversion and Biorefinery, 13(2), 1189–1198.
  19. Wardhana, V., Hakim, L., & Iqbal, R. M. (2023). Pengolahan gulma air menjadi pupuk organik di Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya. J-abdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(8), 5885–5892.
Most read articles by the same author(s)

Other papers published by author(s) in this journal:

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Sapi sebagai Upaya Pengurangan Limbah di Desa Petiyintunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik
Sustainable Economic Empowerment through Serbuk Sawo Drajat as a Natural Sugar Substitute: A Participatory Action Research Approach in Lamongan, Indonesia