The Politics of Hate Speech Akun Fufufafa: Perspektif Etika Komunikasi dan Dampaknya Terhadap Kohesi Sosial

Main Article Content

Authors

Details of Authors

Hery Wahyudi Marpaung

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Hasan Sazali

Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Abstract

Article Summary

Keywords

Article Keywords

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Marpaung, H. W., & Sazali, H. (2025). The Politics of Hate Speech Akun Fufufafa: Perspektif Etika Komunikasi dan Dampaknya Terhadap Kohesi Sosial. Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 6(2), 1427-1438. https://doi.org/10.63447/jimik.v6i2.1437
Section
Articles
Author Biographies

Hery Wahyudi Marpaung, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Program Studi Doktor Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

Hasan Sazali, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Program Studi Doktor Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

References
Afdal, A., Ningsih, T., Maharani, U., Vanessha, V., & Susanti, R. (2021). Perbedaan kecenderungan melakukan ujaran kebencian (hate speech) antara laki-laki dan perempuan. Jurnal Konseling Komprehensif, 8(2), 1–13. https://doi.org/10.36706/jkk.v8i2.15425.

Akbar, I., & Apriani, R. (2024). Upaya penegakan hukum terhadap pelaku ujaran kebencian (hate speech) dalam sistem game online. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora, 8(1), 141–148. https://doi.org/10.31604/jim.v8i1.2024.141-148.

Astrika, L., & Yuwanto, Y. (2019). Ujaran kebencian dan hoaks: Signifikasinya terhadap pemilih pemula di Kota Semarang. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 4(2), 107–117. https://doi.org/10.14710/jiip.v4i2.5433.
Azhar, A., & Soponyono, E. (2020). Kebijakan hukum pidana dalam pengaturan dan penanggulangan ujaran kebencian (hate speech) di media sosial. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 2(2), 275–290. https://doi.org/10.14710/jphi.v2i2.275-290.

Chandra, A., Latifah, A., Pratama, H., Maherdy, O., Imbar, R., & Mahayana, D. (2020). Kajian adiksi internet dan adiksi media sosial dari sisi filsafat sains. Jurnal Algoritma, 17(2), 409–423. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.17-2.409.

Demir, V. (2025). Erdoğan's populist rhetoric and hate speech: Anti-opposition discourse and the polarization of Turkish politics. American Journal of Qualitative Research, 9(2), 62–78. https://doi.org/10.29333/ajqr/16245.

Döring, N., & Mohseni, M. (2020). Gendered hate speech in YouTube and YouNow comments: Results of two content analyses. Studies in Communication and Media, 9(1), 62–88. https://doi.org/10.5771/2192-4007-2020-1-62.

Fahrudin, T., Sari, A., Lisanthoni, A., & Lestari, A. (2022). Analisis speech-to-text pada video mengandung kata kasar dan ujaran kebencian dalam ceramah agama Islam menggunakan interpretasi audiens dan visualisasi word cloud. Skanika: Sistem Komputer dan Teknik Informatika, 5(2), 190–202. https://doi.org/10.36080/skanika.v5i2.2942.

Febryanti, D., Mahmud, Z., Putri, S., Ovalia, F., & Sekarwangi, Y. (2022). Tipologi hate speech di Twitter terkait kebijakan pemerintah selama pandemi COVID-19. Jurnal Komunikasi Global, 11(2), 274–299. https://doi.org/10.24815/jkg.v11i2.26733.

Handoko, D., Sukri, B., Anas, K., Laia, L., & Meidizon, M. (2023). Tantangan masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tahun politik. Jurnal Sosio-Komunika, 2(1), 358–373. https://doi.org/10.57036/jsk.v2i1.36.

Hassim, M., Nasir, N., & Zamri, N. (2024). Hate speech in the digital age: A study in terms of impact and social implications. IJLGC, 9(38), 1–12. https://doi.org/10.35631/ijlgc.938001.

Ibrahim, N., & Yusof, M. (2020). Sindiran dalam media sosial: Perspektif lakuan bahasa (The irony in media social: The speech act perspective). Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 36(2), 269–288. https://doi.org/10.17576/jkmjc-2020-3602-16.

Jusnita, N., & Ali, S. (2022). Penyuluhan literasi digital anti hoax, bullying, dan ujaran kebencian pada remaja di Kota Ternate. Absyara: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(2), 177–186. https://doi.org/10.29408/ab.v3i2.6440.

Kartika, S., & Nurhayati, N. (2023). Ujaran kebencian (hate speech) di media sosial dalam hukum dan perubahan sosial (Studi kasus pada masyarakat Kota Medan). Jurnal Mercatoria, 16(1), 99–106. https://doi.org/10.31289/mercatoria.v16i1.7668.

Margono, H., Saud, M., & Ashfaq, A. (2024). Dynamics of hate speech in social media: Insights from Indonesia. Global Knowledge, Memory and Communication. https://doi.org/10.1108/gkmc-11-2023-0464.

Moshman, D. (2020). "Hate speech," free speech, and group violence. In D. Moshman, Personal, academic, and political freedom (pp. 203–224). American Psychological Association. https://doi.org/10.1037/0000180-010.
Nabilah, W., Putri, D., Octavia, N., Rizal, D., & Warman, A. (2022). Implikasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU-ITE) terhadap kerukunan kehidupan beragama di ruang digital. Dialog, 45(1), 69–80. https://doi.org/10.47655/dialog.v45i1.527.

Nurochman, A., Al-Hamdi, R., & Suswanta, S. (2024). Impact of hate speech in digital media on pre-election public opinion. Jurnal Studi Komunikasi, 8(3), 607–616. https://doi.org/10.25139/jsk.v8i3.8247.

Ridwan, R., Hermaliani, E., & Ernawati, M. (2024). Penerapan. Computer Science (Co-Science), 4(1), 80–88. https://doi.org/10.31294/coscience.v4i1.2990.

Setianto, Y., Nurjuman, H., & Handaningtias, U. (2023). Remaja, media sosial dan ujaran kebencian: Studi konsumsi online religious content di Banten. Interaksi, 12(1), 125–145. https://doi.org/10.14710/interaksi.12.1.125-144.

Simon, S., & Arifianto, Y. (2021). Kerukunan umat beragama dalam bingkai iman Kristen di era disrupsi. Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi, 1(1), 35–43. https://doi.org/10.58466/literasi.v1i1.28.

Sofia, C., & Sadida, N. (2021). Hubungan antara orientasi religius dengan motivasi mengekspresikan prasangka di media sosial. Jurnal As-Salam, 5(1), 53–61. https://doi.org/10.37249/assalam.v5i1.249.

Suci, P. (2024). Penanganan ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi di media sosial. Coverage: Journal of Strategic Communication, 14(2), 146–165. https://doi.org/10.35814/coverage.v14i2.5780.

Sukmono, N., & Kusuma, W. (2021). Kisah nabi dan rasul sebagai upaya penanaman budaya literasi pada anak usia dini untuk mencegah problem etik digital. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4944–4951. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1523.

Wardhana, A., Tiara, A., Sugihartati, R., Asmiyanto, T., & Wibowo, M. (2024). Paradigma kebebasan berpendapat: Anonimitas, budaya partisipasi, dan dominasi subyektivitas pengetahuan di ruang digital. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 913–922. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i1.1468.

Wardhani, Y., & Ekawati, E. (2020). Ujaran kebencian berbasis agama: Kajian persepsi, respon, dan dampaknya di masyarakat. Buletin Al-Turas, 26(1), 153–171. https://doi.org/10.15408/bat.v26i1.13698.

Winarni, L., Agussalim, D., & Bagir, Z. (2019). Memoir of hate spin in 2017 Jakarta's gubernatorial election; A political challenge of identity against democracy in Indonesia. Religió, 9(2), 134–156. https://doi.org/10.15642/religio.v9i2.649.

Yazid, R., Umbara, F., & Sabrina, P. (2023). Deteksi ujaran kebencian dengan metode klasifikasi Naïve Bayes dan metode N-gram pada dataset multi-label Twitter berbahasa Indonesia. Informatics and Digital Expert (INDEX), 4(2), 46–52. https://doi.org/10.36423/index.v4i2.894.

Yin, R. K. (2017). Case study research and applications: Design and methods. Sage publications.

Most read articles by the same author(s)